Tampilkan postingan dengan label Seni budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni budaya. Tampilkan semua postingan

20 Februari 2009

Selamatkan Seni Tradisional dari Gerusan Budaya Asing


Kesenian tradisional merupakan warisan luhur nenek moyang kita. Seiring dengan pergeseran nilai-nilai budaya saat ini, Nampak bahwa kesenian tradisional mulai terpinggirkan oleh budaya-budaya barat maupun budaya perkotaan. Ini semua akibat monotonnya kesenian tradisional itu sendiri juga adanya perkembangan ilmu teknologi yang mengglobal dewasa ini.

Generasi muda sebagai penerus bangsa hendaknya memiliki kepedulian yang besar akan kekayaan dan khasanah budaya yang kita miliki. Karena kalau kita sendiri lupa maka jangan salah jika suatu saat budaya ini diambil oleh bangsa lain. Ingat kasus kulintang dan reog yang di klaim oleh pihak Malaysia waktu lalu. Kita semua berang dan mencari dasar hukum hak ciptanya.

Daripada kebakaran jenggot nantinya, mulai sekarang mari kita rawat budaya kita sendiri. Anak-anak SD ini mampu melakukan tari jaran kepang yang begitu apik, yang disuguhkan dalam satu pementasan di Kecamatan Kertek beberapa hari yang lalu. Ini menjadi pemicu kita bersama sekaligus motivasi bagi generasi penerus agar tumbuh rasa memiliki.

Paduan Suara PGRI Kecamatan Unjuk Gigi


Olah Suara para guru yang tergabung dalam Paduan Suara PGRI Kertek nampaknya tidak isapan jempol. Mereka mampu memunculkan decak kagum para penonton dan peserta pada acara resepsi kesatuan gerak PKK tingkat Kecamatan. Acara ini juga dihadiri isteri Wakil Bupati, ibu Yati Muntohar.

Mereka menyanyikan Mars PKK, Himne dan lagu-lagu lainnya. Merdu dan nyaring seiring dengan iringan organ tunggal yang syahdu. Ketekunan berlatih nampaknya kunci dari kehebatan mereka. Semoga suara emas srikandi-srikandi ini, dapat memacu semangat elemen yang lain dalam mengembangkan seni lainnya di wilayah ini.