19 April 2011

MAT GINEM "BERULAH" LAGI

KERTEK - MAT GINEM ( Camat Gila Nanem), julukan ini nampaknya sangat tepat diberikan kepada Camat Kertek, Agus Wibowo,S.Sos. Bukan tanpa sebab, hampir seluruh energinya dikerahkan untuk melakukan penanaman. Dalam kurun waktu 2006 sampai dengan awal 2011 saja sudah berkali-kali diadakan penghijauan di wilayah Kecamatan Kertek, dengan jumlah bibit yang ditanam sebanyak 650.570 batang. Setiap even yang diadakan di kecamatan inipun tak pernah luput dari label “menanam”.

Kali ini sasarannya ialah siswa sekolah, mulai dari siswa Sekolah Dasar ( SD ) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Bersama dengan lima kecamatan lain (Kejajar, Garung, Watumalang, Kalikajar,Sapuran) Kecamatan Kertek akan melaksanakan kegiatan penanaman yang diberi label KBS ( Kebun Bibit Sekolah). Kegiatannya berupa pembuatan bibit tanaman keras yang nantinya bisa ditanam di lahan-lahan kritis di wilayah Kecamatan masing-masing. Hal ini bertujuan untuk melatih siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta lingkungan sejak dini. Sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Wonosobo yaitu Kecil Menanam Dewasa Memanen (KMDM).

Sebagai Pilot Project di Kecamatan Kertek, dipilih 3 sekolah yaitu SMP 2 Kertek, SMP 4 Kertek dan SD 1 Kertek dengan jumlah bibit sebanyak 22.000 batang yang dibagi sesuai dengan jumlah siswa masing-masing sekolah. Sedangkan untuk jenis bibit akan dipilih Jemitri dan suren karena kedua jenis tanaman itu sangat cocok ditanam pada daerah dengan ketinggian 700-1300 m Dpl seperti Reco, Candimulyo dan Tlogomulyo. Disamping itu, kedua jenis tanaman tersebut juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga pada saatnya nanti dapat dipanen untuk menambah kesejahteraan masyarakat sekitar.

Pemilihan Kecamatan Kertek sebagai salah satu Pilot Project bukan tanpa alasan. Hal ini dikarenakan di wilayah kertek terdapat 20.50 Ha lahan kritis yang disebabkan karena pola pertanian semusim dan akibat dari penambangan Galian C. Namun luasan tersebut sudah berkurang secara signifikan akibat intensifnya penghijauan di Kecamatan Kertek. Disamping itu, wilayah Kertek , terutama lereng Sindoro, menjadi daerah tangkapan air bagi sebagian besar mata air yang ada di Wonosobo. Wilayah Kecamatan Kertek sendiri mempunyai 97 mata air yang sampai saat ini debitnya terus menurun, sehingga even KBS ini juga dapat digunakan sebagai sarana konservasi daerah tangkapan air yang berada di daerah lereng Sindoro.

Kegiatan ini akan diawali dengan pelatihan untuk para guru di sekolah – sekolah tersebut pada akhir April 2011 dengan menggandeng PT. Tirta Investama sebagai produsen air kemasan di Kabupaten Wonosobo. Diharapkan pada medio Mei mendatang seluruh rangkaian kegatan dapat dilaksanakan secara serentak.

Semoga “kegilaan” ini dapat menjadi virus positif yang nantinya akan berujung pada lestarinya alam Wonosobo sehingga akan tercipta keseimbangan dalam kehidupan dan bermanfaat bagi anak cucu kita kelak.

1 komentar:

SABAR RIYANTO mengatakan...

mantap pak camat.... libatkan kami juga oke....