14 Januari 2011

KULINER WONOSOBO CITARASA "SEMARANGAN"

Apabila anda kebetulan melintas di daerah Kertek, tak ada salahnya anda berhenti sejenak untuk mencicipi salah satu kuliner ini. "SOTO AYAM SEMARANG PAK LIS" begitu bunyi spanduk yang terpampang di depan kios. Terletak sekitar 300 meter di sebelah barat pasar Kertek.
Sekilas memang tidak ada bedanya dengan warung soto semarang yang ada tempat lain. Namun setelah anda mencicipi kuliner ini, anda akan merasakan bedanya. Kuah soto yang begitu kaya rasa dipadu dengan bumbu-bumbu racikan sendiri membuat soto ini begitu bercitarasa "semarangan", apalagi jika disantap bersama dengan sate kerang dan tempe gorengnya yang gurih, seakan-akan kita sedang menyantap soto di daerah aslinya Semarang. " Rasanya sangat orisinil, serasa di kampung," tutur Suparman(40), seorang pengusaha asal Semarang. Lain lagi dengan Desy (26), ibu rumah tangga sekaligus pecinta kuliner ini mengaku rasa soto ini memang beda," Saya sudah mencoba soto Semarang di berbagai tempat di Wonosobo, tapi ini yang paling Mak Nyuss"." Hampir tiap hari saya makan disini bersama anak-anak saya mas,"imbuhnya pula.
Adalah Yulistiono (24), pemilik dan pengelola warung yang sudah 1 tahun membuka usaha warung soto di daerah kertek.
Pada awalnya "Pak Lis", begitu dia akrab disapa, hanya bekerja sebagai salah seorang peracik bumbu di salah satu warung soto di Semarang. Berbekal pengalaman 7 tahun bekerja sebagai peracik bumbu dan dengan modal hanya 4 juta rupiah, dia memberanikan diri untuk membuka usahanya sendiri di Wonosobo, kota kelahirannya. Menurutnya bumbu yang dipakainya tak jauh beda dengan soto semarang lainnya, " saya hanya menambahkan sedikit bumbu khusus kreasi sendiri, mungkin itu yang membuat soto saya ini sedikit berbeda," tutur suami dari Dani Ernawati ini sambil terus melayani pembeli." oya mas, tambah satu resep lagi, ditambah senyum" tambahnya yang langsung disambut senyum simpul istri tercintanya. Mereka berdua memang terlihat kompak dalam melayani pelanggan.
Warung soto ini nyaris tak pernah sepi pembeli, bahkan pada jam-jam tertentu warung sederhananya ini seringkali tak muat, sehingga pembeli kadang harus rela berdesakan untuk dapat mencicipi soto buatan Pak Lis ini.
Harga soto di warung inipun cukup terjangkau, hanya dengan merogoh kocek Rp. 5000-Rp. 10.000, anda sudah bisa menikmati soto buatan Pak Lis ini lengkap dengan semua uba rampe-nya. Jadi tak ada salahnya anda berhenti sejenak sambil memanjakan lidah anda dengan kuliner "semarangan" ini......SELAMAT MENCOBA...(f-16)

1 komentar:

pemanas air tenaga ac selain mizui mengatakan...

Tepatnya di sebelah mana gan tempatnya.?